KAPJKOORDINASI ANTAR PENJAMIN DAN JAMINAN
Paparan Implementasi · Direksi dan Kepala Unit

Koordinasi Antar Penjamin dan Jaminan

KAPJ · Evolusi Alur, Kesiapan Implementasi, dan Monitoring Lintas Unit

TARGET IMPLEMENTASI · DESEMBER 2026

Draft pembahasan · Oktober 2026 · Bukan dokumen kebijakan final

01 · Executive Overview

Arah Implementasi KAPJ

V2 digunakan sebagai alur kerja acuan. V1 dipertahankan untuk menampilkan perkembangan konsep.

V1 → V2

Pendalaman proses

Dari pemilihan debitur ke skema tarif, simulasi coding, pembatasan RME, dan billing.

6

Tahap kesiapan

SOP/regulasi, sosialisasi, sistem, uji coba, implementasi, dan monev.

4

Prioritas IT

Master debitur, admisi, reservasi online KNOW, dan pembatasan RME.

Progres pada dashboard merupakan simulasi perencanaan, belum merepresentasikan capaian aktual.

02 · Konteks

Koordinasi penjamin memerlukan kesiapan operasional

Perubahan skema pembiayaan tidak cukup berhenti pada pemilihan debitur. Setiap jalur perlu aturan, validasi, kontrol biaya, dan proses billing yang jelas.

Konteks eksternal

Pembahasan KAPJ mencakup peran JKN dan asuransi tambahan. Mekanisme aktual perlu mengikuti ketentuan regulator dan kesepakatan penjamin.

Kebutuhan internal

Selaraskan SOP, alur admisi, reservasi, coding, RME, billing dan proses uji coba sebelum implementasi.

Referensi publik: Infobanknews, “Tak Perlu Pilih BPJS atau Asuransi Swasta, KAPJ Siapkan Opsi Baru”.

03 · Baseline Historis

Alur V1 · Arahan Direktur Utama

Fokus pada pilihan debitur dan percabangan awal penjaminan pasien.

Reservasi Online / Admisi Onsite
→
Pilih Debitur
→
JKN
JKN Murni
JKN KAPJ: maks. 250%; 75% JKN + 175% asuransi
Non JKN
Asuransi KAPJ
Asuransi Murni
Umum (OOP)

Makna V1

Menetapkan kategori pilihan debitur sebagai landasan diskusi. Detail coding, pembatasan biaya dan output billing belum dipaparkan dalam diagram ini.

Rekonstruksi ringkas berdasarkan diagram V1 pengguna. Diagram asli tetap menjadi sumber rujukan; ini bukan reproduksi posisi panah yang persis.

04 · Alur Acuan

Alur V2 · Pemilihan Debitur dan Tarif

Hasil sosialisasi eksternal, dengan pengelompokan jalur yang lebih operasional.

Reservasi Online / Admisi Onsite
→
Pilih Debitur
→
JKN Murni
INADRG → Selesai: Billing
JKN KAPJ
Maks. 250% × INADRG
75% JKN, 175% Asuransi
Simulasi Coding
Non JKN
Murni → Tarif RS → Billing
KAPJ → maks. 250% × INADRG

Penekanan operasional

Besaran dan mekanisme tarif di diagram adalah bahan pembahasan. Implementasi wajib dikonfirmasi terhadap ketentuan resmi dan perjanjian penjamin.

Detail kelanjutan jalur KAPJ ditampilkan pada slide berikutnya.

05 · Kontrol KAPJ

Alur V2 · Coding, RME, dan Billing

Jalur KAPJ
→
Simulasi Coding
→
Pembatasan di RME
(Cost Structure)
→
Selesai: Billing

Ketentuan yang dicantumkan dalam V2

Kepesertaan JKN aktif dan penggunaan obat Fornas. Mekanisme pemeriksaan serta pengecualiannya perlu dijabarkan dalam SOP.

Catatan Asuransi KAPJ

Diagram menyebut asuransi KAPJ tunggal tanpa gabungan penjamin lain pada jalur terkait. Validasi aturan kontraktual diperlukan.

Urutan visual diringkas untuk presentasi. Validasi detail jalur berdasarkan diagram V2 asli diperlukan sebelum ditetapkan sebagai SOP.

06 · Analisis Perubahan

Gap Alur V1 dan V2

AreaV1V2Kebutuhan implementasi
DebiturPilihan umumJalur Murni / KAPJ diperjelasMaster dan admisi
TarifBatas 250%INADRG / Tarif RSAturan tarif
CodingBelum dirinciSimulasi CodingProses dan validasi
Kontrol RMEBelum dirinciCost StructurePembatasan sistem
BillingSelesaiOutput BillingUji end-to-end

V2 diprioritaskan sebagai referensi pengembangan. Gap merupakan interpretasi operasional dari kedua diagram, belum otomatis keputusan final kebijakan.

07 · Roadmap

Enam Tahap Implementasi Lintas Unit

01

SOP / Regulasi

Penyusunan dan penetapan aturan.

02

Sosialisasi SOP

Informasi dan kesiapan petugas.

03

Pengembangan Sistem

Empat workstream IT.

04

Uji Coba

Validasi alur ujung ke ujung.

05

Implementasi

Go-live setelah readiness gate.

06

Monev

Evaluasi dan perbaikan.

Target: Desember 2026

Penyusunan SOP dan pembangunan sistem dapat paralel apabila aturan bisnis sudah disepakati. Tanggal go-live dan jadwal rinci menunggu penetapan.

08 · Ruang Lingkup IT

Empat Pengembangan Sistem Prioritas

01 · Master

Update Setup Master Debitur

Pengelompokan dan mapping kategori debitur untuk jalur KAPJ.

02 · Front Office

Update Admisi

Pilihan penjamin, validasi jalur, dan kesinambungan proses pendaftaran.

03 · Kanal Online

Update Reservasi Online KNOW

Pemilihan jalur awal dan konsistensi data dengan admisi.

04 · Klinis / Tarif

Update Pembatasan RME

Pengaturan Cost Structure sesuai aturan bisnis yang disetujui.

Rincian fungsi merupakan scope awal, perlu dikonfirmasi dalam requirement masing-masing unit.

09 · Readiness Gate

Uji Coba Sebelum Go-live

Uji fungsional

Master debitur, reservasi KNOW, admisi, dan pembatasan RME sesuai skema pilihan.

Uji lintas unit

Contoh alur JKN Murni, JKN KAPJ, Non JKN Murni dan KAPJ, sampai billing.

Kontrol hasil

Log temuan, PIC perbaikan, retest, berita acara UAT, dan persetujuan go-live.

Go-live dinyatakan siap jika aturan disahkan, petugas disosialisasi, sistem diuji, serta temuan kritis terselesaikan.
10 · Monitoring

Progres ditinjau berdasarkan bobot dan bukti

Monitoring lintas unit

6 tahapan induk. Setiap item memiliki PIC unit, bobot, durasi, progres, kendala, dan tindak lanjut.

Detail IT

4 subtask di bawah pengembangan sistem. Bobot subtask tidak dihitung ganda terhadap total induk.

Verifikasi capaian

100% hanya apabila output pekerjaan tersedia dan hasilnya telah diverifikasi.

Klik Monitoring pada navigasi atas untuk melihat contoh matriks statis dan perhitungan capaian tertimbang.

11 · Tindak Lanjut

Keputusan dan Persiapan Berikutnya

Unit terkait

Sepakati alur V2, parameter penjaminan dan SOP, tetapkan PIC, durasi, jadwal UAT serta syarat go-live.

Tim pengembangan

Finalisasi requirement 4 modul, dependency antar sistem, data uji, mekanisme billing serta verifikasi Cost Structure.

Prioritas utama: memastikan aturan bisnis disetujui sebelum mengunci desain teknis dan jadwal rilis.

Target implementasi Desember 2026 · Monitoring dinamis direncanakan setelah matriks statis disetujui.

Monitoring KAPJ · Prototype

Progress Implementasi

Matriks awal lintas unit dan workstream IT

SELURUH DATA STATUS DAN CAPAIAN = SIMULASI
Durasi, bobot, PIC unit, progres, kendala dan tindak lanjut adalah contoh perencanaan, bukan penugasan atau realisasi yang sudah dikonfirmasi. Perubahan di halaman ini belum tersimpan ke database.
Progres tertimbang (simulasi)0%Σ bobot × progres
Target implementasiDes 2026Tanggal rinci belum ditetapkan
Tahap pekerjaan6Lintas unit
Subtask IT4Bagian dari bobot sistem 35%

Matriks Tahapan Utama

TahapanKet. / OutputDurasiBobotPIC Unit (usulan)ProgresKendala (contoh)Tindak Lanjut (contoh)

Detail Pengembangan Sistem

Bobot internal di bawah parent Pengembangan Sistem (35%). Tidak dijumlahkan lagi ke bobot total.

WorkstreamKet. / OutputDurasiBobot internalPIC Unit (usulan)ProgresKendala (contoh)Tindak Lanjut (contoh)

Tahap selanjutnya setelah persetujuan matriks: task management dinamis dengan akun, role, audit trail, evidence, status blocker, notifikasi, dan riwayat perubahan.